Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
You are here: Home > > Tips Posisi Tidur Yang Sehat

Tips Posisi Tidur Yang Sehat

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar
setiap manusia. Setiap orang memiliki kebutuhan
istirahat dan tidur yang berbeda-beda. Pola tidur
yang baik dan teratur akan memberikan efek
yang bagus terhadap kesehatan. Pemenuhan
kebutuhan tidur sangat diperlukan terutama pada
orang yang sedang sakit untuk mempercepat
proses penyembuhan. Berikut adalah beberapa
tips tidur sehat ….
-Posisi tidur yang tidak baik, seperti posisi
melingkar, sering menyebabkan sakit punggung.
Mulailah tidur dengan posisi telentang dengan
bantal di bawah lutut untuk melenturkan panggul
bagian belakang. Selain itu, posisi tidur yang
direkomendasikan adalah miring dengan
menghadap ke kanan. Hal itu dikarenakan tubuh
lebih rileks dan jika menghadap kiri, maka tubuh
akan menekan jantung yang berada pada dada
bagian kiri.
-Udara dingin membuat kita tidur dengan posisi
melingkar. Oleh karena itu, turunkan suhu AC
kamar atau gunakan selimut yang lebih tebal.
Jangan tidur dengan jendela terbuka karena dapat
menyebabkan udara kotor masuk.
-Obat pembasmi serangga dan pengharum
ruangan yang mengandung bahan kimia dapat
menyebabkan gangguan pada kulit, hidung,
tenggorokan, dan paru-paru. Sebaiknya
bersihkan kamar di pagi hari, dan jangan masuk
kamar setidaknya 2 jam sehabis disemprot.
-Posisi tidur telungkup membuat kita tidak bisa
bernapas dengan baik dan menyebabkan
insomnia kronis.
Saran : Jangan terlalu banyak tidur karena bisa
membuat kepala pusing.
Ada pula PosisiYang Baik Seperti Yang
Dicontohkan Nabi Muhammad SAW seperti ini
Tidur Rosulullah saw merupakan cara tidur yang
sangat baik bagi kesehatan, setiap posisi dan
waktu yang beliau pilih untuk tidur sangat
bermakna bagi kesehatan bahkan jauh sebelum
ilmu kedokteran berkembang seperti sekarang.
Ibnu Qayyim berkata, “Barangsiapa yang
memperhatikan pola tidur dan bangun beliau,
niscaya mengetahui bahwa tidur beliau tersebut
paling proporsional dan paling ber-manfaat untuk
badan, organ, dan kekuatan.
1. Posisi tidur Nabi saw adalah miring kesebelah
kanan Kemudian, beliau berbalik bertumpu sedikit
pada sisi kiri, supaya dengan begitu proses
pencernaan lebih cepat karena condongnya
lambung di atas hati. Kemudian beliau kembali
tidur bertumpu pada sisi kanan lagi, agar
makanan segera larut dari lambung; jadi posisi
permulaan dan posisi terakhir tidur bertumpu
pada sisi kanan. Selain bermanfaat bagi
pencernaan paling tidak ada 3 manfaat lain yang
dapat diambil dari posisi tidur miring kesebelah
kanan.
a. Untuk jalan nafas tidur miring mencegah
jatuhnya lidah kebelakang yang dapat
menyumbat jalan nafas. Lain halnya jika tidur
pada posisi terlentang maka relaksasi lidah pada
saat tidur dapat mengakibatkan penghalangan
jalan nafas, penampakan dari luar berupa
mendengkur.
Orang yang mendengkur mengakibatkan tubuh
kekurangan oksigen malah kadang-kadang dapat
terjadi henti nafas untuk beberapa detik yang akan
membangunkan orang yang tidur dengan posisi
demikian. Orang tersebut biasanya akan bagun
dengan keadaan pusing karena kurangnya
pasokan oksigen ke otak. Tentunya ini sangat
mengganggu tidur kita.
b. Untuk jantung, tidur miring kesebelah kanan
membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya ini
karena posisi jantung yang memang berada lebih
disebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri
menyebabkan curah jantung yang berlebihan
karena darah yang masuk ke atrium juga banyak,
sebab paru-paru kanan berada diatas sedangkan
paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah
yang lebih banyak dari paru-paru kiri.
c.Bagi kesehatan paru-paru: paru-paru kiri lebih
kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika
tidur miring kesebelah kanan, jantung akan jatuh
kesebelah kanan, itu tidak menjadi masalah
karena paru-paru kanan besar, lain halnya kalau
bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan
menekan paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini
sangat tidak baik.
2.Selain posisi tidur yang miring kekanan Nabi
saw juga meluruskan punggungnya pada saat
tidur, manfaatnya adalah supaya organ-organ
dalam tidak tertekan, posisi tersebut juga
melancarkan peredaran darah.
3.Sedikit menekuk kaki
Di dunia kedokteran seorang dokter akan
meminta pasien menekuk kakinya jika dokter
tersebut akan memeriksa perut pasien. Fungsi
dari sedikit menekuk kaki adalah untuk
mengendurkan otot-otot perut sehingga lebih
mudah untuk diperiksa. Menekuk kaki sedikit pada
saat tidur menolong organ-organ dan otot otot
perut itu sendiri untuk relaksasi lebih sempurna.
Sehingga tidur kita lebih nyaman.
4.Menggunakan telapak tangan sebagai bantal.
Kita tentu sering dengar bahwa posisi leher
sangat mempengaruhi kualitas tidur. Leher yang
tidak lurus pada saat tidur menyebabkan sakit
leher pada saat bangun dan biasanya ini menetap
beberapa lama sehingga mengganggu aktifitas.
Maha suci Allah yang menciptakan tangan
sedemikian rupa sehingga apabila kita melihat
orang yang tidur dengan telapak tangan maka
antara kepala, leher dan punggung tercipta garis
lurus.
NB : Tidurlah minimal 8 jam sehari dan hindarilah
tidur yang berlebihan
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
You are here: Home > > Alat Pembaca Pikiran

Alat Pembaca Pikiran

Alat Pembaca Pikiran

Alat Pembaca Pikiran berdasarkan Penelitian baru kini tengah dilakukan untuk peranti otak nirkabel yang kelak diharapkan bisa memindai pikiran dengan cepat untuk mengambil data percakapan demi menolong orang yang mengalami kerusakan otak agar bisa berkomunikasi.

Baru-baru ini, para ilmuwan menciptakan peranti otak untuk membantu komunikasi bagi orang yang tak bisa lagi berbicara dengan cara membaca gelombang otak lewat elektroda yang ditempel ke kepala. Sayangnya, ini terbukti sangat lamban, kira-kira hasilnya satu kata per menit sehingga tak mungkin diterapkan pada pembicaraan normal dan interaksi sosial.

Kini, ahli saraf kognitif Frank Guenther dari Universitas Boston bersama para koleganya menunjukkan suatu peranti otak yang memakai elektroda yang ditanamkan langsung dalam otak demi meneliti cara bicara dalam waktu riil.

"Tak lama lagi, individu yang telah lumpuh total sehingga tak bisa berbicara akan memiliki kemungkinan untuk bersuara lewat komputer laptop," kata Guenther.

Para ilmuwan bekerja bersama sukarelawan berumur 26 tahun yang hampir lumpuh total akibat stroke yang dialaminya di usia 16 tahun. Mereka menanamkan elektroda dengan dua kawat ke bagian otak yang tugasnya memikirkan dan menjalankan gerakan yang berhubungan dengan berbicara.

Elektroda itu mencatat sinyal dari otak ketika sang sukarelawan mencoba berbicara, lalu secara nirkabel data itu dikirim pada suatu alat synthesizer suara. Penundaan antara aktivitas otak dan hasil suara rata-rata hanyalah 50 milidetik. Ini cukup mendekati pembicaraan normal.

"Ia (sukarelawan) cukup bersemangat, terutama selama beberapa hari pertama ketika kami memakaikan alat itu dan seiring ia membiasakan diri," ucap Guenther, "Saya yakin dari sisi dia, kemajuan kami terlihat lelet. Kami pun kadang merasa begitu. Tapi biar bagaimanapun ia senang bisa mendapatkan hasil suara dengan waktu riil atas kehendaknya untuk bicara, dan ia bekerja keras dengan senang hati bersama kami selama percobaan."

Para peneliti berfokus pada huruf vokal karena komponen suaranya telah dipelajari selama puluhan tahun dan peranti lunaknya sudah tersedia untuk dengan cepat menghasilkan suara. Tingkat akurasi huruf-huruf vokal yang dihasilkan sang sukarelawan lewat synthesizer itu maju pesat dari 45 persen menjadi 89 persen akurat dalam 25 sesi selama lima bulan.

"Sukarelawan kami bisa menghasilkan urutan bunyi vokal seperti 'ah-ii'. Ini gerakan gerakan vokal yang cukup mudah."

Guenther menerangkan. "Tantangan berikutnya adalah menghasilkan suara konsonan. Ini akan memerlukan synthesizer yang berbeda, yaitu suatu synthesizer artikulasi di saat sang pemakai akan mengendalikan gerakan suatu lidah maya.

"Synthesizer macam ini memungkinkan terbentuknya suatu kata penuh, tapi sistemnya lebih rumit untuk dikendalikan sang pemakai," lanjutnya, "Ini, dan dipadukan dengan tambahan elektroda untuk memindai dan memancarkan data, nanti mustinya bisa membuka jalan atas terciptanya sistem untuk menghasilkan kata-kata dan kalimat penuh."

Sistem yang sekarang digunakan mengambil data hanya dari dua kawat. "Dalam setahun akan memungkinkan untuk menanam sistem dengan 32 kawat," kata Guenther, "Dengan ini kita bisa memindai lebih banyak neuron, yang akhirnya dapat mengendalikan synthesizer dan menghasilkan suara yang lebih baik.Para ilmuwan menjabarkan penemuan mereka di jurnal PLoS ONE edisi 9 Desember 2009.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS